Garegeh Peduli Bergerak, Warga Garegeh Bukittinggi Galang Bantuan untuk Korban Banjir, Longsor, dan Galodo Sumbar
Bukittinggi,Infosumbar24.com | Gerakan kemanusiaan Garegeh Peduli resmi dibentuk oleh warga Garegeh Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi.
Sebagai respons cepat terhadap bencana banjir, longsor, dan galodo yang melanda sejumlah daerah di Sumatera Barat terbentuk gerakan Garegeh Peduli. Aksi ini kini berkembang menjadi gerakan solidaritas kemanusiaan dengan dukungan jaringan masyarakat,pemuda,niniak mamak dan tokoh masyarakat.
Sejak dua hari pascabencana Garegeh Peduli mendirikan posko utama di area atau depan Masjid Tablighiyah Garegeh. Relawan dari kalangan pemuda, tokoh masyarakat, organisasi keagamaan, hingga tenaga profesional bekerja bersama melakukan pendataan kebutuhan, penggalangan donasi, serta penyaluran bantuan.
Koordinator lapangan Garegeh Peduli Ismul Hamdi menjelaskan bahwa gerakan ini tidak hanya mengandalkan donasi lokal, namun juga membuka kanal dukungan dari masyarakat luar Garegeh melalui jaringan relawan.
“Kami telah berkoordinasi dengan beberapa lembaga kemanusiaan dan pihak terkait dalam hal penyaluran”, jelas Ismul Hamdi.
Bantuan yang akan dihimpun meliputi logistik darurat seperti beras, air mineral, obat-obatan, makanan siap saji, perlengkapan tidur, serta kebutuhan bayi. Selain itu, tim relawan juga menyiapkan kendaraan operasional yang akan mengirimkan bantuan ke daerah terdampak di Kabupaten Agam, Tanah Datar, dan Pariaman secara bertahap.
Salah satu tokoh masyarakat Garegeh Ahmad Lukman Dt Rajo Ameh menyatakan apresiasi atas sambutan masyarakat Garegeh dalam merespons bencana.
“Gerakan ini luar biasa dimana Garegeh Peduli bergerak cepat, terorganisir, dan mampu menjadi titik koordinasi penting untuk lokasi bencana dan Garegeh Peduli siap bersinergi untuk mempercepat penyaluran bantuan”.
Selain penggalangan dana, tim Garegeh Peduli juga membentuk unit asesmen cepat untuk mengidentifikasi kebutuhan khusus di lokasi terdampak, termasuk kebutuhan medis, pakaian hangat, dan layanan psikososial bagi anak-anak.
Koordinator Garegeh Peduli menegaskan bahwa gerakan ini akan dibuka hingga kondisi di wilayah bencana berangsur pulih.
“Bencana ini bukan hanya duka masyarakat setempat, tetapi duka kita bersama”.
“Sejak dua hari ini kita sudah mulai menerima bantuan berupa uang,pakaian layak pakai,bahan makanan dll yang posko kita bertempat di depan Masjid Tablighiyah Garegeh kecamatan Mandiangin koto selayan Bukittinggi”, ujar Ismul Hamdi koordinator Garegeh Peduli.

Donasi berupa uang dapat dikirim melalui Bank Nagari 02000210084351 atas nama Afdhal.M dan bukti konfirmasi ke 081363434407 (Ismul Hamdi), 0822840667738 (Rino Yuswandi) atau ke nomor 082392313161 (Fahri).
Dengan dukungan relawan dari berbagai daerah, kami optimistis dapat memberi dampak nyata bagi para korban.”
Dengan struktur yang terkoordiasi dan dukungan masyarakat Garegeh, Garegeh Peduli kini menjadi salah satu pusat penggerak solidaritas di Bukittinggi dalam membantu pemulihan Sumatera Barat pascabencana.(iman chaniago)







