Pemerintah Daerah Rilis Data Korban Terbaru Korban Galodo Banjir Bandang Palembayan Kabupaten Agam

Pemerintah Daerah Rilis Data Korban Terbaru Korban Galodo Banjir Bandang Palembayan Kabupaten Agam

Pemerintah Daerah Rilis Data Korban Terbaru Korban Galodo Banjir Bandang Palembayan Kabupaten Agam

Agam,Infosumbar24.com | Tim gabungan masih terus melalkukan pencarian dan indentifikaai Jumlah korban meninggal akibat banjir bandang (galodo) yang menerjang Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
Daftar korban galodo dan bajir bandang meninggal di Kabupaten Agam. Berdasarkan informasi resmi yang disampaikan Kabid Informasi-Komunikasi Dinas Kominfo Agam, Eki Marlinda, Jumat (28/11/2025), tercatat 26 warga meninggal dunia, sementara 7 korban lainnya belum teridentifikasi.
Daftar korban galodo dan bajir bandang belum ditemukan.
Data korban meninggal yang telah teridentifikasi hingga berada di Mesjid Koto Gadang sebagai berikut:

1. Rika (Sawah Laweh)
2. Mak Nawar (Sawah Laweh)
3. Monik (Sawah Laweh)
4. Ranti (Koto Alam)
5. Aisyah (Kapili)
6. Tek Siyur (Palo Bandak)
7. Erik (Kampung Tanjung)
8. Siaih (Padang Landua)
9. Siem (Sawah Laweh)
10. Agusri (Sungai Aia)
11. Khaideriden (Simpang Dingin)
12. Widya Ningsih (Koto Alam)
13. Naila (Simpang Dingin–Koto Alam) – anak-anak
14. Febby (Simpang Dingin–Koto Alam) – ibu hamil
15. Nabila (Sawah Laweh) – anak-anak
16. Yen Tokeh (Koto Alam)
17. Pelangi (Kampung Tangah
18. 18. Revan (Kampung Pili) – sudah dimakamkan
19. Cahaya Nabila (Sawah Laweh)

Sementara itu, 7 korban meninggal yang belum diketahui identitasnya meliputi:
1. Dewasa perempuan
2. Dewasa perempuan
3. Dewasa laki-laki
4. Anak laki-laki (data Puskesmas Bawan)
5. Dewasa laki-laki
6. Lansia laki-laki bertubuh pendek
7. Dewasa laki-laki

Proses identifikasi tengah dilakukan bersama pihak medis, keluarga, dan pemerintah nagari.Kondisi di lapangan masih menyulitkan tim evakuasi karena beberapa akses jalan di Palembayan terputus akibat longsor dan banjir susulan.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada dan melaporkan anggota keluarga yang belum ditemukan ke posko terdekat. Tim SAR, TNI-Polri, BPBD, dan relawan terus melakukan pencarian di titik-titik rawan material galodo.(iman Chaniago)