Jelang Baralek Gadang Ke-170, Erdison Nimli : ” Kalau Baralek Gadang Terasa Besar, Angkatan 90 Pastikan Ada Dipusatnya” !
Bukittinggi,Infosumbar24.com | Alek Gadang Sekolah Radjo Kweek School yang sekarang adalah SMA Negeri 2 Bukittinggi kurang dari 50 hari lagi digelar.
Acara yang digelar dari tanggal 29-30 Mei ini diprediksi akan dihadiri hampir seribu para alumni dari dalam dan luar negeri.
Menyambut acara akbar ini angkatan 1990 SMA Negeri 2 Bukittinggi tidak lagi menyembunyikan langkah. Sikap angkatan 1990 jelas dan terang untuk datang penuh, bergerak kompak dan siap mengguncang Reuni Akbar “Baralek Gadang IASMA 2 Kweekschool Birugo Bukittinggi ke-170” pada Mei 2026 ini.
Sinyalnya bukan baru muncul dimana rangkaian reuni bertema “taragak basuo” hingga “Babako (Basobok Baliak Konco)” selama ini menjadi lebih dari sekadar ajang temu.Itu adalah latihan panjang merapikan barisan, menguatkan jaringan dan memastikan satu hal bahwa Angkatan 90 solid.

Puncaknya pada reuni ke-30 tahun 2020 lewat “Babako Kweekschool Tempo Doeloe”. Di titik itu arah mulai terbaca jelas bukan nostalgia yang harus ditutupi tapi konsolidasi dibuka untuk mereka menaikkan level.
Targetnya bukan sekadar hadir, tetapi mendominasi kehadiran dan peran. Jumlah peserta dipacu, kontribusi diperbesar, dan keterlibatan dalam dinamika acara tidak lagi opsional.

Erdison Nimli yang lebih akrab dipanggil Uncu memberi pesan khusus, bahwa Angkatan 90 tidak datang sebagai pelengkap mereka datang sebagai kekuatan.
” Kita datang bukan sekedar meramaikan atau meraba-raba arah, kita datang ditempat yang besar untuk menjadi pusat dan acuan bagi angkatan lainnya”, ujar Erdison Uncu Nimli yang juga mantan senator di kota kelahiran Bung Hatta ini.
Di tengah persiapan lintas angkatan, langkah ini mulai terasa dimana konsolidasi berjalan, komunikasi dipadatkan dan komitmen ditekan hingga ke level personal tidak ada lagi ruang untuk absen tanpa alasan kuat.
Jika tidak ada perubahan, satu hal hampir pasti. Baralek Gadang 2026 tidak akan berjalan biasa karena ketika Angkatan 90 bergerak serentak, yang terjadi bukan sekadar reunimelainkan gelombang yang sulit diabaikan.(imanchaniago)







