Pemko Bukittinggi–BAZNAS Bergerak Nyata, Yandri Gusdianto Dt. Alang Batuah Pastikan Zakat Menyentuh Masyarakat

Pemko Bukittinggi–BAZNAS Bergerak Nyata, Yandri Gusdianto Dt. Alang Batuah Pastikan Zakat Menyentuh Masyarakat

Bukittinggi,Infosumbar24.com | Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bukittinggi kembali memperlihatkan komitmen kuat dalam mengelola zakat sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat.
Sebanyak 59 mustahik menerima bantuan melalui sejumlah program unggulan, sementara kepedulian terhadap korban bencana juga diwujudkan melalui penyaluran infak untuk masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penyerahan bantuan secara simbolis berlangsung di Aula Balai Kota Bukittinggi, Senin (24/8/2026), melibatkan jajaran Pemko Bukittinggi, BAZNAS dan Kementerian Agama.
Di balik rangkaian program tersebut, Ketua BAZNAS Kota Bukittinggi Yandri Gusdianto Dt. Alang Batuah menegaskan bahwa zakat harus dikelola secara amanah dan diarahkan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui program Bukittinggi Peduli, BAZNAS Bukittinggi menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada tiga mustahik dengan total Rp75 juta, berkolaborasi dengan BAZNAS Sumatera Barat.
Sementara Bukittinggi Cerdas memberikan dukungan kepada delapan penerima beasiswa kaderisasi ulama ke Timur Tengah dengan total Rp64 juta.

Kemudian melalui Bukittinggi Makmur, sebanyak 48 mustahik binaan Kemenag mendapatkan bantuan dengan total Rp111,977 juta.
Di saat yang sama, BAZNAS Bukittinggi juga menghimpun infak Rp10 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana di NTT.

Bagi Yandri Gusdianto Dt. Alang Batuah deretan program tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan zakat tidak sekadar berkaitan dengan penyaluran dana, tetapi bagaimana dana umat mampu menjadi kekuatan untuk membantu masyarakat keluar dari kesulitan dan membangun kemandirian.
Komitmen tersebut berjalan seiring dengan dukungan Pemerintah Kota Bukittinggi.

Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, menyebut penyaluran zakat melalui BAZNAS merupakan bagian dari transparansi sekaligus bentuk pertanggungjawaban kepada para muzakki dan masyarakat.
“Bantuan yang diberikan agar betul-betul dimanfaatkan dan dikelola dengan baik, sehingga dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan penerima,” ujar Rismal.

Rismal berharap penerima bantuan mampu berkembang menjadi masyarakat yang mandiri dan suatu saat dapat beralih dari posisi mustahik menjadi muzakki.
Pemko Bukittinggi juga mengapresiasi langkah BAZNAS yang memperluas manfaat zakat melalui sektor pendidikan, pemberdayaan ekonomi, perbaikan rumah warga hingga kepedulian terhadap masyarakat yang sedang tertimpa bencana.

Dengan sinergi Pemko Bukittinggi dan BAZNAS di bawah kepemimpinan Yandri Gusdianto Dt. Alang Batuah, zakat didorong bukan hanya untuk meringankan beban hari ini, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Bukittinggi.
Zakat dikelola dengan amanah, disalurkan dengan tepat, dan diharapkan melahirkan masyarakat yang semakin mandiri.
(imanchaniago)

You cannot copy content of this page