Agam,Infosumbar24.Com|SMKN 1 Pusat Keunggulan (PK) Tilatang kamang menggelar perpisahan anak kelas 12 sekaligus serah terima jabatan Kepala sekolah, dari Drs. Roslan M.Pd. kepada Salim Ahmad S. Pd. sebagai pelaksana tugas dengan mengundang Forkopimda; kepala Cabang Dinas Wilayah 1 propinsi, pengawas SMA/SMK/SLB kabupaten Agam, termasuk Forkopimca; Kecamatan, Koramil, Polsek, Nagari, Komite sekolah, tokoh masyarakat, orang tua, serta undangan lain berlangsung penuh meriah dan bahagia serta penuh haru di lapangan olahraga pada Rabu (30 April 2025)
Willia Zuwerni, Kacapdin wilayah 1 Propinsi Sumatera Barat memberikan apresiasi, semangat, dan motifasi dengan acara perpisahan, sekaligus berterima kasih kepada Drs. Roslan M.Pd. yang memasuki purna bakti atas segala kointribusi dan dedikasi bagi kemajuan pendidikan dalam jangka waktu 3 tahun menjadi tuntas sekaligus selamat datang kepada pak salim dan jaga kesehatan.
Willia berharap Plt kepala sekolah bisa diterima dengan baik dan guru kompak selalu, tidak lupa mengajak orang tua dan elemen masyarakat memasukkan anak ke SMKN 1 PK, karena tidak kalah dengan sekolah lainnya
Willia berharap kepada lulusan mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri dengan berbagai kegiatan usaha, Wilia mencontohkan seperti berjualan tahu sumedang sore hari omset dan keuntungan bisa setara dengan gaji ASN golongan IV.
” Kelulusan ini merupakan tangga pertama bukan akhir, mau berusaha, bekerja, wira usaha, melanjutkan sekolah, banyak pilihan” tutur Willia

” Kalau sekiranya bukan karena faktor usia ingin memperpanjang 2 tahun lagi masa bakti kepala sekolah kepada Pak Roslan dengan melihat kinerjanya ” tutur Willia
Drs. Roslan Mpd. mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan mengabdi, mengapresiasi kerja sama semua pihak, dan mendoakan agar ilmu dan pengalaman yang diberikan bermanfaat terus bagi generasi berikutnya. Ia juga mengajak semua untuk terus menjaga semangat dan kebersamaan dalam memajukan dunia pendidikan
Drs.Roslan M.Pd. karena tangannya sangat dingin dan terampil sehingga sangat familiar bagi kalangan dunia pendidikan karena sejumlah karya dan prestasi dalam memajukan mutu dunia pendidikan,.
Roslan sudah menyabet berbagai penghargaan sebagai guru/Kepala sekolah terbaik maupun teladan ditingkat propinsi maupun nasional namun tidak membuat dirinya juwawa, melainkan tetap bersahaja.
Sejumlah kalangan lainnya menyatakan Roslan sebagai sosok sosial karena tidak membedakan latar belakang dan status sosial serta mampu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan dinas dan instansi terkait dalam bermitra.
” kata Anak saya yang pergi ke Jepang pas waktu uji kesehatan, polisi sebagai panitia termasuk veramah narkoba dan kenakalan remaja” tuturnya dengan bangga
“Ambo tidak tahu kalau bapak itu ternyata kepala sekolah, tidak malu datang duduk bersama tukang ojek, petani memesan kopi sambil menyapa warga lain dengan ramah” ucap pedagang lontong si kapau yang biasa disinggahi.

Perwakilan kecamatan menyatakan rasa haru dan bangga dengan kepemimpinan Roslan karena memajukan kualitas sekolah, sehingga anak didik mampu diorbitkan langsung untuk bekerja di dalam dan luar negeri menciptakan lapangan kerja.
Ia berharap anak yang tamat tidak merayakan kelulusan terlalu berlebihan dengan turunnke jalan dan balapan apalagi narkoba untuk menjaga hal yang tidak diinginkan seperti yang dialami pelajar SMAN 4 Bukittinggi.

Yetty, salah satu perwakilan dewan guru SMKN 1 Tilatang Kamang dengan wajah penuh sedih dalam sambutannya, merasa kehilangan seorang motivator, inspirator, sekaligus penggerak dalam. memajukan pendidikan.
Bahkan dalam balutan puisi dari Guru Dahlia mendapatkan perhatian penuh dari yang hadir sehingga terbawa luapan emosi betapa dewan guru sangat kehilangan seorang sosok teladan yang patut dibanggakan, berharap tetap menjaga persaudaraan dan tidak lupa mendoakan.
Hal senada disampaikan Ketua komite, Fauzi Abdul Rahman ” Berikan apresiasi yang sangat tinggi atas segala kontribusi dan dedikasi dalam memajukan kualitas pendidikan, tetap menjadi yang terbaik, jaga kesehatan, dan selalu bahagia dan semoga menjadi amal”
Demikian halnya dengan ketua panitia, Mulyato mengungkapkan rasa terimakasih atas segala kontribusi dan dedikasikan panitia , dan bangga dengan kerja sama yang kuat penuh persaudaraan termasuk dukungan dari pihak lainnya, semoga menjadi amal.

Berbagai atraksi seni dan budaya seperti tari, pantun, dan drama kolosal yang menggambarkan nilai kearifan lokal mewarnai acara membuat penonton kagum, memukau sambil bersorak.
Turut hadir para pensiunan kepala sekolah dan guru meramaikan perpisahan dengan perpaduan rasa persaudaraan dan kekeluargaan.
Masyarakat dan orang tua wali murid merasa kehilangan Roslan dan berharap sukses dalam. Konteks yang lain juga sesuai pernyataan Willia
(Tim Infosumb)







