Staf Ahli Pemko Bukittinggi Emil Achir Wafat Saat Tugas Dinas di Medan, Pemko Kehilangan Pejabat Senior
Staf Ahli Pemko Bukittinggi Emil Achir Wafat Saat Tugas Dinas di Medan, Pemko Kehilangan Pejabat Senior
Bukittinggi,Infosumbar24.com | Duka mendalam menyelimuti Pemerintah Kota Bukittinggi atas berpulangnya salah seorang pejabat senior dijajarannya.
Di tengah pelaksanaan tugas kedinasan di Kota Medan, Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Emil Achir, S.Sos., meninggal dunia pada Kamis (2/7/2026) pukul 18.17 WIB di Rumah Sakit Putri Hijau Medan.
Almarhum wafat dalam usia 58 tahun.
Kepergian Emil Achir terjadi saat dirinya masih menjalankan amanah sebagai pejabat Pemerintah Kota Bukittinggi di luar daerah. Peristiwa tersebut sontak mengejutkan jajaran pemerintahan dan para aparatur sipil negara, mengingat almarhum masih aktif melaksanakan tugas resmi. Kepergian Almarhum cukup mengejutkan warga dan tokoh masyarakat, dimana beliau selama ini cukup dikenal dekat dalam berbaur dengan semua lapisan masyarakat kota Bukittinggi. Dari pantauan media hingga kamis pukul 22.00 WIB ucapan bela sungkawa terus berdatangan atas kepergian almarhum.
Selama bertahun-tahun mengabdi di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi, Emil Achir dikenal sebagai salah satu pejabat senior yang menangani bidang strategis, meliputi pemerintahan, hukum, dan politik.
Pengalaman serta dedikasinya menjadikan almarhum sosok yang memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Wafatnya Emil Achir menjadi kehilangan besar bagi Pemerintah Kota Bukittinggi, dimana kepergian seorang pejabat yang berpulang saat menjalankan tugas menjadi pengingat atas besarnya tanggung jawab yang diemban aparatur negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pemerintah Kota Bukittinggi bersama keluarga besar ASN menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhum.
Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa beliau, menerima amal ibadahnya, melapangkan kuburnya serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan menghadapi cobaan ini.
Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un !!!
(imanchaniago)






