Pasangan Yota balad-Mulyadi semakin menyala di Kota Pariaman

Pasangan Yota balad-Mulyadi semakin menyala di Kota Pariaman

Bukittinggi,Infosumbar24.com |Pasangan mantan Sekda Kota Pariaman Yota Balad, S.Stp, MSI dengan Mulyadi, SAp, mantan Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman, makin menyala.

Pasangan yang maju dengan dukungan partai Gerindra, Nasdem dan PPP, sejak awal sudah dianggap kuda hitam. Pasangan Balad-Mulyadi dianggap menjadi representasi kepemimpinan kota Pariaman.

Sebab, kedua figur terbaik membangun karier pemerintahan dan politik di kota Pariaman. Yota Balad, sejak jadi Kasi Pemerintahan, sampai posisi Sekretaris Kota Pariaman. Yota lahir dan dibesarkan oleh tiga periode kepemimpinan walikota Mahyudin, Mukhlis Rahman dan Genius Umar.

Artinya, Yota Balad dilahirkan oleh pemimpin-pemimpin hebat. Karena seorang pemimpin hebat akan menghasilkan orang hebat. Bila ada pemimpin, tidak bisa melahirkan orang hebat, namanya bukan pemimpin, tapi pimpinan. Di sinilah Yota, lahir dan diracik.

Berangkat dari semangat tiga pemimpin hebat, maka Yota Balad, berniat maju untuk memimpin kota Pariaman. Yota, mewakafkan diri, dengan berhenti dari sekretaris kota dan Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebab, untuk pensiun dini, tak cukup syarat. Satu-satunya jalan, untuk menuju “perjuangan” Pilkada adalah berhenti.

Banyak yang menyayangkan, sikap nekad dari Yota Balad. Dia masih muda, berpotensi jadi pamong senior. Namun, karena sudah menjadi komitmen besar dalam dirinya, Yota ingin berbuat lebih maksimal untuk Pariaman, Kota kelahirannya.

Maka, semangat petarung, seorang Yota Balad itu, juga mendapat dukungan dari masyarakat kota Pariaman di ranah dan rantau. Masyarakat kota dan perantau memberi apresiasi terhadap Yota Balad, yang mewakafkan diri untuk perubahan kota Pariaman, menuju Kota Pariaman yang lebih baik.

Ketika ada opini yang menyebut seolah-olah, majunya Yota Balad jadi cawako, sama dengan “melawan” mantan dua atasanya, mantan walikota Genius Umar dan mantan wakil walikota Mardison Mahyuddin yang kini sama-sama Calon Walikota Pariaman, adalah tidak benar. Yota, merasa saatnya berbuat terbaik untuk kampung kelahirannya.(boyon)