Tanpa Komando, Masyarakat Jorong Lurah Dalam Swadaya Bedah Rumah Warga Kurang Mampu

 

Agam, Infosumbar24.Com|Gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat yang berinisiatif membedah rumah warga kurang mampu, tanpa menunggu bantuan dari pemerintah, menunjukkan solidaritas dan Empati, tindakan ini sudah mengakar dan membudaya mencerminkan rasa kebersamaan dan kepedulian yang tinggi terhadap sesama anggota masyarakat yang membutuhkan seperti yang terjadi di Jorong Lurah Dalam Nagari Pasiah Laweh kecamatan Palupuh Kabupaten Agam pada Kamis (15 Mei 2025)


” Rumah yang dibedah adalah salah satu rumah warga yang kurang mampu dan tidak layak untuk ditempati karena sejumlah dindingnya rusak parah dan tidak berubin” tutur Wenizar Datuk Rajo Naro penuh prihatin

Datuk Rajo Naro menambahkan, yang bersangkutan sedang mengalami sakit dalam kurun waktu 2 tahun dan tidak bisa beranjak kemana-mana.

” Warga Jorong Lurah Dalam tidak mau hanya menunggu, tetapi mengambil tindakan nyata. Ini menunjukkan semangat mandiri dan kemampuan untuk mengorganisir diri demi kebaikan bersama” Ungkap Wenizar Datuk Rajo Naro

Datuk Rajo Naro tidak lupa memberikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian perantau maupun masyarakat kampung dalam. mendukung kegiatan amal maupun sosial lainnya.

Demikian halnya dengan jorong Setempat mengungkapkan rasa terimakasih yang mendalam atas bantuan moril dan materil dari perantau maupun warganya sehingga merasa kagum dan bangga atas kepedulian terhadap masalah sosial.

M.Tuangku Mudo, Pemilik rumah yang di bedah merasa senang dan gembira serta haru atas kepedulian masyarakat di perantauan maupun di kampung terhadap dirinya yang membutuhkan rumah yang layak Semoga menjadi amal ucapnya dalam doa

Tokoh lainpun menyatakan bahwa masyarakat sipil dapat menjadi kekuatan positif dalam mengatasi berbagai masalah sosial, bahkan ketika pemerintah kurang memberikan kepedulian.

Meskipun pemerintah tidak memberikan perhatian bukan berarti kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah tidak mungkin terjadi di masa depan untuk inisiatif serupa. ucapnya penuh harap

Kegiatan seperti ini patut diapresiasi dan dapat menjadi inspirasi sekaligus membuktikan bahwa dengan semangat kebersamaan, banyak hal positif dapat diwujudkan meskipun dengan segala keterbatasan.

Masyarakat berharap kegiatan ini bukan yang terakhir tapi akan terus menjadi kegiatan sosial kemanusiaan yang mesti dijaga dan dipelihara karena merupakan akar budaya dari kehidupan masyarakat Minangkabau, tutur salah satu masyarakat yang menyaksikan langsung bedah rumah

(Tim Infosumb)

You cannot copy content of this page