Wako Ramlan Siapkan Balap Pushbike Jadi Progul Bertaraf Internasional, Bukittinggi Bidik Sport Tourism Asia
Wako Ramlan Siapkan Balap Pushbike Jadi Progul Bertaraf Internasional, Bukittinggi Bidik Sport Tourism Asia
Bukittinggi,Infosumbar24.com | Pemerintah Kota Bukittinggi menegaskan komitmennya menjadikan olahraga sebagai salah satu penggerak pariwisata dan ekonomi daerah. Hal itu ditandai dengan dukungan penuh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, terhadap penyelenggaraan Bukittinggi Maimbau Wisata Runbike, yang sukses menghadirkan lebih dari 300 peserta dari berbagai daerah.
Tidak sekadar memberikan apresiasi, Ramlan langsung mengarahkan agar ajang balap sepeda tanpa pedal (pushbike) itu masuk dalam Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota Bukittinggi dengan target penyelenggaraan dua kali setiap tahun dan berkembang menjadi event bertaraf internasional.
“Insya Allah ajang ini akan menjadi agenda rutin Pemerintah Kota Bukittinggi sebagai bagian dari program unggulan di bidang olahraga. Ditargetkan dua kali dalam setahun dengan skala internasional,” ujar Ramlan, Minggu (5/7).
Menurutnya, sejak awal Pemkot telah memberikan dukungan melalui penyediaan lokasi, pengamanan, serta berbagai fasilitas pendukung agar kegiatan berjalan lancar.
Ramlan menilai besarnya antusiasme peserta, yang didominasi berasal dari luar Sumatera Barat, menjadi indikator kuat bahwa Bukittinggi memiliki potensi menjadi destinasi sport tourism.
Tahun depan, Pemkot bahkan menargetkan peserta dari Malaysia, Singapura, dan negara tetangga lainnya ikut ambil bagian.
“Tahun depan kita ingin event ini lebih besar lagi. Kita akan mengundang peserta dari Malaysia, Singapura, dan negara lainnya sehingga benar-benar menjadi ajang internasional,” katanya.
Selain menjadi sarana olahraga, Ramlan menilai pushbike mampu membentuk karakter anak sejak dini.
Olahraga ini melatih keseimbangan, keberanian, konsentrasi, kesabaran, serta kemampuan motorik secara alami.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa penyelenggaraan event olahraga memiliki dampak ekonomi yang nyata.
Kehadiran ratusan peserta beserta keluarga dinilai mampu meningkatkan tingkat hunian hotel, aktivitas kuliner, hingga transaksi pelaku UMKM.
Karena itu, Pemkot berencana memasukkan event pushbike ke dalam kalender pariwisata daerah dan menjadwalkannya bertepatan dengan masa libur sekolah agar memberikan efek ekonomi yang lebih besar.
“Kita ingin Bukittinggi menjadi kota wisata olahraga. Event seperti ini akan kita rapatkan, dianggarkan, dan dimasukkan dalam kalender pariwisata daerah,” tegas Ramlan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, komunitas pushbike, para sponsor, peserta, serta orang tua yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Ade Jeri Harlan menjelaskan, Bukittinggi Maimbau Wisata Runbike merupakan event perdana pushbike di Kota Bukittinggi yang bertujuan memperkenalkan olahraga ramah anak sekaligus memperkuat konsep sport tourism.
Pushbike merupakan olahraga menggunakan sepeda tanpa pedal yang diperuntukkan bagi anak usia 2 hingga 10 tahun. Aktivitas ini dinilai efektif melatih keseimbangan, koordinasi motorik, fokus, rasa percaya diri, sekaligus mempererat hubungan anak dan orang tua karena seluruh proses dilakukan dengan pendampingan.
Ade mengungkapkan, komunitas Pushbike Bukittinggi yang berdiri sejak 30 Mei 2025 kini telah memiliki lebih dari 30 anggota aktif yang berasal dari Kota Bukittinggi, Kabupaten Agam, dan wilayah sekitarnya.
Menurutnya, penyelenggaraan event yang bertepatan dengan momentum 100 Tahun Jam Gadang menjadi nilai tambah dalam mempromosikan Bukittinggi sebagai destinasi wisata yang memadukan olahraga, budaya, dan ekonomi kreatif.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kota Bukittinggi atas dukungan penuh terhadap kegiatan positif ini. Semoga ke depan event ini semakin besar dan menjadi agenda olahraga bergengsi di Bukittinggi,” tutup Ade.






