Bukittinggi, Infosumbar24.com |pertama masuk sekolah di SMA Negeri 5 Bukittinggi ricuh,puluhan warga bersama tokoh masyarakat mendatangi SMA Negeri 5 Bukittinggi.
Aksi ini diwarnai dengan pengembokan pintu di gedung Sekolah Negeri yang berada di Garegeh kecamatan Mandiangin Koto Selayan.
Akibat dari aksi pengembokan dari warga dan tokoh masyarakat ini, semua murid yang akan memulai proses belajar mengajar pulang kerumah masing.
Dari pantauan media Infosumbar24.com senin pagi sampai pukul 09.00 WIB sekolah kelihatan sepi dan hanya nampak pihak pengamanan dari Bhabinkamtib dan anggota dari Kepolisian lainnya.
Beberapa murid yang berdiri di pekarangan sekolah juga kelihatan berkumpul di halaman menunggu dan ingin mengetahui bagaimana perkembangan pertemuan yang sedang berlangsung antara pihak sekolah dengan warga dan tokoh masyarakat yang lagi beraudensi.
Aksi yang dilakukan secara spontan ini buntut ketidak puasan warga dan anak nagari karena banyak yang tidak diterima masuk SMA Negeri 5 jalur domisili.
“Selagi belum ketemu titik terang kami sebagai anak nagari tidak akan membuka gembok ini,tolong hargai kami sebagai pribumi dan anak nagari” ujar beliau !
Mewakili dari pihak sekolah untuk menemui pihak anak nagari, tampak Wakil Kepala sekolah dan dari unsur kepolisian ada Kapolsek kota Bukittinggi AKP Wanda serta beberapa Babinkamtibmas lainnya.(iman chaniago)







