Mengenang H. Baharyadi SH, Dt Bijo Rajo Nan Putiah, Tetangga dan Jemaah Masjid Al-Falah Puhun Tembok

Mengenang H. Baharyadi SH, Dt Bijo Rajo Nan Putiah, Tetangga dan Jemaah Masjid Al-Falah Puhun Tembok

Oleh: Irdam Imran

Bukittinggi 27 Oktober 2026

Kepergian Baharyadi, Datuk Bijo Rajo Nan Putih bukan hanya meninggalkan duka bagi keluarga dan sahabat, tetapi juga bagi kami yang mengenalnya sebagai tetangga di kawasan Bukit Pauh Pintu Kabun, Puhun Tembok Bukittinggi.

Bagi saya, Baharyadi bukan sekadar teman sesama alumni SMA 2 yang kemudian mengabdikan diri sebagai birokrat Pemerintah Kota Bukittinggi tetapi juga tetangga yang senantiasa hadir merawat silaturahmi, menjaga hubungan baik dengan lingkungan, serta membangun persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat.

Di tengah kesibukan dan perjalanan pengabdiannya sebagai birokrat, Baharyadi tetap dikenal sebagai pribadi yang santun dan dermawan.
Baharyadi memahami bahwa kehormatan seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh jabatan atau kedudukan, tetapi juga oleh cara memperlakukan sesama, menjaga hubungan bertetangga, dan berbagi kebaikan dengan lingkungan sekitarnya.

Kenangan tentang almarhum juga melekat pada Masjid Al-Falah, Jalan Angku Basa, Tembok, Bukittinggi. Sebagai jemaah masjid, Baharyadi k3lahiran Tangah Koto Sungai Pua ini menjadi bagian dari kehidupan keagamaan dan kebersamaan masyarakat setempat. Masjid bukan hanya tempat menunaikan ibadah, melainkan juga ruang untuk merawat ukhuwah, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Bagi masyarakat Minangkabau, hubungan bertetangga memiliki makna yang mendalam. Ada nilai barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang dimana beban berat dipikul bersama, pekerjaan ringan dikerjakan bersama.
Nilai kebersamaan itu hidup melalui kehadiran, kesantunan, kemurahan hati dan kepedulian yang tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.

Baharyadi meninggalkan kenangan tentang nilai-nilai tersebut.
Dari bangku SMA 2 hingga pengabdiannya sebagai birokrat Pemerintah Kota Bukittinggi, ia dikenal sebagai sosok yang pintar dan jujur.
Dalam kehidupan bertetangga dan bermasyarakat, ia dikenang sebagai pribadi yang santun, dermawan, serta senantiasa menjaga silaturahmi.

Pada akhirnya, jabatan akan berakhir, masa pengabdian akan berlalu, dan kehidupan manusia akan sampai pada batasnya.
Namun, kebaikan yang ditanamkan tidak selalu ikut pergi bersama kepergian seseorang sejatinya Ia tetap hidup dalam ingatan keluarga, sahabat, tetangga dan jemaah yang pernah berbagi ruang kehidupan dengannya.

Selamat jalan, sahabat dan tetangga kami, Baharyadi, semoga Allah SWT menerima seluruh Amal Obadahmu, mengampuni segala khilaf dan dosamu, melapangkan alam kuburmu, serta menempatkanmu di sisi-Nya bersama orang-orang yang beriman dan beramal saleh.

Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah SWT menganugerahkan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi kehilangan ini.

Kami kehilangan seorang sahabat, tetangga, dan saudara seiman namun kenangan tentang kejujuran, kesantunan, kedermawanan dan silaturahmi yang engkau rawat akan tetap tinggal di hati kami.

Al-Fatihah !!!

Irdam Imran
Sesama Alumni SMA 2, Tetangga, dan Jemaah Masjid Al-Falah
Bukit Pauh–Pintu Kabun–Puhun Tembok, Bukittinggi

You cannot copy content of this page