29 Kafilah Bukittinggi Lolos Final MTQN ke-41 Sumatera Barat, Bukti Pembinaan Qur’ani dan Persiapan Matang Berkelanjutan
Bukittinggi,Infosumbar24.com | Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kafilah Kota Bukittinggi dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-41 Tingkat Provinsi Sumatera Barat. Berdasarkan keputusan dewan hakim, sebanyak 29 orang peserta dari Kota Bukittinggi dinyatakan lolos ke babak final yang akan digelar di 16 venue perlombaan rabu (17/12).
Capaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan sistem pembinaan MTQ di Kota Bukittinggi yang dilakukan secara terstruktur, berkesinambungan, dan melibatkan berbagai unsur, mulai dari peserta, pelatih, pembina, hingga dukungan penuh pemerintah daerah dan masyarakat.

Keberhasilan tersebut juga mencerminkan komitmen Kota Bukittinggi dalam melahirkan generasi Qur’ani yang unggul dalam kualitas bacaan, pemahaman, pengamalan, serta berakhlakul karimah, sejalan dengan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Eri Iswandi, selaku pimpinan kafilah, menyampaikan harapannya agar seluruh finalis dapat tampil maksimal pada babak penentuan.
“Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kota Bukittinggi. Semoga para finalis diberikan kesehatan, ketenangan jiwa, serta kemudahan oleh Allah SWT dalam menampilkan kemampuan terbaiknya, sehingga dapat meraih prestasi gemilang dan mengharumkan nama daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, yang juga menjabat sebagai Ketua LPTQ Kota Bukittinggi, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, jumlah kafilah yang lolos ke babak final kali ini merupakan yang terbanyak sepanjang keikutsertaan Bukittinggi dalam MTQ tingkat provinsi. “Alhamdulillah, 29 kafilah kita berhasil masuk babak final. Ini adalah sejarah baru bagi Kota Bukittinggi. Dengan capaian ini, peluang untuk meraih juara umum terbuka lebar. Mari kita bersama-sama memberikan dukungan dan doa terbaik,” ungkapnya.
Adapun kafilah Kota Bukittinggi yang melaju ke babak final berasal dari berbagai cabang musabaqah, di antaranya Tilawah Anak-anak, Tilawah Remaja, Qiraat Mujawwad dan Murattal, Hafalan Al-Qur’an 1, 5, 10, hingga 20 Juz, serta cabang Tafsir Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
Selain itu, Bukittinggi juga meloloskan peserta pada cabang Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ), Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ), Karya Tulis Ilmiah Qur’an (KTIQ), Kaligrafi Naskah dan Digital, Tartil Eksekutif, Kitab Standar, Khutbah Jum’at dan Azan, serta Hafalan 500 Hadis Tanpa Sanad.
Keberhasilan ini diharapkan tidak hanya berujung pada prestasi kompetitif semata, tetapi juga semakin menguatkan peran Al-Qur’an sebagai pedoman hidup masyarakat, serta memperkokoh posisi Kota Bukittinggi sebagai daerah yang konsisten dalam pembinaan dan pengembangan nilai-nilai Qur’ani.
(iman chaniago)







