Bukittinggi, Infosumbar 24.Com|Terpilihnya Ramlan Nurmatias pada pilkada sangat dikhawatirkan dan menjadi momok menakutkan bagi sejumlah pedagang khususnya pedagang kaki lima (PKL) dalam mengais rezeki dalam mencari sesuap nasi di pelataran Icon nasional maupun mancanegara (Jam Gadang/Clock Tower)
Seperti diketahui aktivitas berdagang menjelang dan pasca lebaran di Jam Gadang oleh PKL sebagai ikhtiar kaum marginal dalam memberdayakan ekonomi keluarga.
Kegiatan berdagang PKL sangat fundamental dalam mendapatkan pemasukan bagi kehidupan individu dan keluarga sekaligus mampu sebagai pendorong ekonomi kota Bukittinggi.
” Karena dapat meningkatkan pendapatan daerah serta meningkatkan daya beli masyarakat sehingga tidak terjadi inflasi” tutur seorang akademisi, (EO) Perguruan Tinggi
Tentu saja Ramlan Nurmatias tidak tinggal diam, berupaya melakukan penataan dan pengawasan langsung mengatasi masalah yang muncul akibat keberadaan mereka.
Karena kegiatan ekonomi di sekitar pelataran Jam Gadang sangat dipengaruhi oleh keberadaan pedagang kaki lima (PKL) sejauh ini masih kondusif, dan tertib ujar Ramlan Nurmatias sambil menyaksikan hiruk-pikuk suasana Jam Gadang di tahun 2025
Ramlan Jauh hari telah menyampaikan kebijaksanaan yang sangat elegan secara langsung kepada pedagang yang meminta izin untuk berdagang dengan beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan.
” Silakan berdagang dengan catatan, selama jalan tidak disumbat sehingga menghambat jalan orang, terganggu kepentingan orang, menutupi kedai orang… ” tutur Ramlan dengan sangat bijak yang disambut pedagang penuh bahagia seakan tidak percaya
Kami sangat bersyukur dan berterimakasih atas kebijakanWalikota dalam. mengayomi pedagang, karena di waktu lebaran ini bisa menghidupi ekonomi keluarga dibandingkan waktu lain, ujar pedagang jajanan dengan penuh kegembiraan sambil menyapa pengunjung
Pedagang tersebut menambahkan, apa yang menjadi desas-desus pada waktu kampanye mengenai larangan berdagang di pelataran Jam Gadang ternyata tidak benar, dan bohong belaka,tukas salah satu pedagang minuman dengan penuh bahagia dan berterimakasih pada Walikota
Para pengunjung kota Bukittinggi dilayani berbagai fasilitas dan layanan memadai seperti kesehatan, PMI, Pos Keamanan, dan layanan pendukung lainnya yang lebih optimal
Perantau asal Kamang dari propinsi Riau/Duri, Erik dan Dendi berikan apresiasi kepada pemerintah bukitinggi dalam memugar Jam Gadang, menata taman, dan air mancur, demikian juga masyarakat pertahankan keramahannya, sehingga suasana kota lebih berwarna dalam memberikan nuansa baru pada pengunjung di lebaran tahun 2025 ini.
(Tim Infosumb)







