Masjid Tablighiyah Garegeh Tuai Pujian Tata Kelola sebagai Venue MTQ Nasional Tingkat Sumbar ke-41

Masjid Tablighiyah Garegeh Tuai Pujian Tata Kelola sebagai Venue MTQ Nasional Tingkat Sumbar ke-41

Masjid Tablighiyah Garegeh Tuai Pujian Tata Kelola sebagai Venue MTQ Nasional Tingkat Sumbar ke-41

Bukittinggi,Infosumbar24.com | Masjid Tablighiyah Garegeh tampil memukau sebagai salah satu venue pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-41 Tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Walupun Masjid ini belum rampung 100% tapi dari penataan arena, kualitas akustik, serta pengelolaan masjid yang profesional menuai pujian dari para ahli masjid dan pemerhati tata kelola rumah ibadah.

Sejumlah pakar manajemen masjid menilai Masjid Tablighiyah Garegeh mampu menghadirkan keseimbangan antara fungsi ibadah dan pelaksanaan kegiatan berskala besar tanpa menghilangkan kekhidmatan.
Tata ruang yang tertata rapi, kebersihan yang terjaga, serta alur jamaah dan peserta yang tertib menjadi nilai tambah selama pelaksanaan MTQ.

“Masjid ini menunjukkan standar pengelolaan yang sangat baik. Sistem suara jernih, pencahayaan ideal, serta penempatan arena lomba yang menghormati kesakralan masjid. Ini contoh venue MTQ yang ideal,” ujar Syafril St Mudo koordinator kafilah Kota Solok yang turut memantau jalannya lomba.
Ustadz Amra Wardi SH.MH seorang tokoh Muhammadiyah juga salut dengan koordinator acara di venue masjid Tablihiyah dalam menghadapi MTQ Nasional ke-41 tingkat propinsi Sumatera Barat kali ini.


” Masya Allah, dalam pengamatanan saya panitia disini sungguh luar biasa dan sangat kompak dalam segala hal sehingga peserta merasa nyaman disini”.
Ustadz Amra juga terkejut bagaimana panitia dan pengurus di masjid Tablighiyah sampai hari kedua Senin (15/12), juga menyediakan makanan gratis bagi pengunjung yang datang menyaksikan penampilan para peserta.

Dari sisi teknis, kualitas akustik Masjid Tablighiyah Garegeh dinilai sangat mendukung penilaian tilawah dan cabang lomba lainnya.
Pantulan suara yang seimbang memungkinkan dewan hakim dan jamaah mendengar lantunan ayat suci Al-Qur’an dengan jelas dan merdu.

Selain itu, manajemen masjid bersama panitia MTQ dinilai berhasil menjaga kenyamanan jamaah.
Aktivitas lomba tidak mengganggu jadwal ibadah, sementara akses bagi peserta, dewan hakim, dan pengunjung diatur secara profesional.

Ketua pengurus masjid Tablighiyah Garegeh H.Afdal Tuanku Sampono dan Ketua panitia MTQ F Dt Labuah Basa menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan serta apresiasi seluruh pihak yang terlibat.

Dedi Fatria SH.MH Dt Mangkuto sutan selaku ketua pembangunan Tablighiyah ketika dihubungi Infosumbar24.com via selular menyampaikan terima kasih atas apresiasi dan atensi semua pihak terkait pelaksanaan kegiatan MTQ di masjid Tablighiyah.

“Alhamdulillah proses panjang pembangunan masjid telah menanamkan rasa memiliki, rasa memelihara sehingga menjadikan masjid menjadi tempat pemersatu.membangun masjid tidak sulit satu orang saja bisa buat masjid tetapi membangun masyarakat dan jema’ah yang lebih berat untuk itu InsyaAllah itu menjadi mimpi besar kita di Tablighiyah”  ungkap beliau !.

“Masjid harus mampu menjadi pusat peradaban, termasuk mendukung syiar Al-Qur’an melalui ajang MTQ”, tutup beliau yang juga ketua komisi 1 DPRD Bukittinggi ini sambil menutup pembicaraan kami via ponsel.

Dengan keberhasilan ini, Masjid Tablighiyah Garegeh dinilai layak menjadi rujukan nasional sebagai venue kegiatan keagamaan berskala besar. Pujian dari para ahli masjid memperkuat posisi masjid ini sebagai contoh pengelolaan rumah ibadah yang modern, fungsional, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kesucian.
(iman chaniago)