ADI Aqabah Bukittinggi Hibahkan Notebook untuk Dukung Administrasi Partai Masyumi

BUKITTINGGI – Infosumbar24.com. Direktur Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Aqabah Bukittinggi, Ustadz Awaluddin, S.Sos., M.Ag., menghibahkan satu unit notebook kepada Partai Masyumi Kota Bukittinggi. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung kelancaran administrasi dan pengelolaan data organisasi, terutama dalam mempersiapkan kelengkapan persyaratan pendaftaran sebagai peserta Pemilu 2029. Senin (1/10-2026).

Penyerahan hibah berlangsung di Kantor ADI Aqabah Bukittinggi dan diterima langsung oleh kader Partai Masyumi Provinsi Sumatera Barat, Ustadz Khairil Mujahid. Dalam kesempatan tersebut, Khairil didampingi Ahmad Hamidi dan Ustadz Syafrianto, M.A., Wakil Direktur ADI Aqabah Bukittinggi yang juga menjabat sebagai Area Manager Sumbar PT Amanah Umroh.

Ketua Partai Masyumi Kota Bukittinggi, Drs. Sondang Irawan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, keberadaan perangkat komputer tersebut akan membantu pengurus dalam menata administrasi serta mempersiapkan data-data yang diperlukan untuk menghadapi tahapan pendaftaran partai politik sebagai peserta Pemilu 2029.

Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kerja-kerja organisasi, khususnya dalam membangun tertib administrasi dan memperkuat kesiapan kelembagaan Partai Masyumi di Kota Bukittinggi.

Sementara itu, Direktur ADI Aqabah Bukittinggi, Ustadz Awaluddin, S.Sos., M.Ag., mengatakan bahwa hibah tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap perjuangan Masyumi yang memiliki hubungan historis dengan perkembangan dakwah Islam di Indonesia.

Menurut Awaluddin, Aqabah Bukittinggi memiliki keterkaitan sejarah dengan gerakan dakwah yang dirintis dan dikembangkan oleh Allahuyarham Mohammad Natsir, tokoh nasional, ulama, sekaligus negarawan yang memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Aqabah Bukittinggi terhadap perjuangan Masyumi. Aqabah tidak bisa dipisahkan dari pergerakan dakwah yang dibangun oleh Allahuyarham Bapak Mohammad Natsir,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kedekatan historis tersebut juga tercermin dari kunjungan Mohammad Natsir ke  Bukittinggi yang disertai dengan pemberian kuliah umum di hadapan mahasiswa Akademi Bahasa (AKABAH) Bukittinggi.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari catatan sejarah perjalanan lembaga pendidikan dakwah di Bukittinggi, sekaligus mencerminkan hubungan antara pendidikan, dakwah, dan perjuangan umat yang berkembang pada masa itu.

Masyumi dan Catatan Sejarah Pemilu 1955

Partai Masyumi memiliki rekam jejak penting dalam sejarah politik Indonesia. Pada Pemilihan Umum 1955, yang merupakan pemilu pertama di Indonesia, Masyumi tampil sebagai salah satu kekuatan politik utama di tingkat nasional.

Dalam pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tahun 1955, Masyumi memperoleh 7.903.886 suara atau sekitar 20,92 persen dari total suara sah, dengan perolehan 57 kursi. Hasil tersebut menempatkan Masyumi sebagai partai dengan perolehan suara terbesar kedua setelah PNI.

Sementara itu, dalam pemilihan anggota Konstituante pada tahun yang sama, Masyumi memperoleh 7.789.619 suara atau sekitar 20,59 persen, dengan raihan 112 kursi.

Capaian tersebut menandai besarnya peran Masyumi dalam dinamika politik dan ketatanegaraan Indonesia pada masa awal kemerdekaan. Selain menjadi wadah aspirasi politik umat Islam, Masyumi juga memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan pemikiran Islam, pendidikan, dan gerakan dakwah di Indonesia.

Di Kota Bukittinggi, dukungan ADI Aqabah melalui hibah perangkat kerja ini menjadi bagian dari upaya membantu penguatan administrasi organisasi. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kesiapan pengurus dalam melakukan pendataan, penataan dokumen, serta pemenuhan berbagai persyaratan administratif sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Hibah satu unit notebook itu sekaligus merefleksikan hubungan historis antara lembaga pendidikan dakwah dan gerakan umat Islam yang telah mewarnai perjalanan sejarah Bukittinggi.

*AH

 

You cannot copy content of this page