Pendapatan Daerah Tembus 100,23 Persen, Pemko dan DPRD Bukittinggi Sahkan Pertanggungjawaban APBD 2025

Pendapatan Daerah Tembus 100,23 Persen, Pemko dan DPRD Bukittinggi Sahkan Pertanggungjawaban APBD 2025

Bukittinggi,Infosumbar24.com | Pemerintah Kota Bukittinggi bersama DPRD Kota Bukittinggi resmi menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD, Selasa (30/6/2026).
Persetujuan bersama yang ditandatangani eksekutif dan legislatif itu menjadi bukti sinergi kedua lembaga dalam menjaga tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil pembangunan.

Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Syaiful Efendi, menegaskan pembahasan Ranperda merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD guna memastikan pelaksanaan APBD berjalan sesuai target, sasaran, serta arah kebijakan pembangunan yang telah disepakati.
Sementara itu, Juru Bicara Badan Anggaran DPRD, Yerry Amirudin, mengungkapkan kinerja APBD Kota Bukittinggi Tahun Anggaran 2025 menunjukkan capaian positif. Pendapatan daerah terealisasi sebesar Rp755,879 miliar atau 100,23 persen dari target Rp754,159 miliar.

Capaian tersebut ditopang oleh realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp161,336 miliar atau 97,36 persen, serta Pendapatan Transfer yang mencapai Rp590,543 miliar atau 100,36 persen dari target yang telah ditetapkan.
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyebut persetujuan Ranperda ini tidak sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi menjadi bentuk pertanggungjawaban pemerintah kepada masyarakat atas pengelolaan keuangan daerah sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan pembangunan selama tahun anggaran 2025.

Ia juga mengapresiasi DPRD Kota Bukittinggi atas pembahasan yang berlangsung konstruktif. Menurutnya, sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi modal penting untuk memastikan seluruh program pembangunan berjalan optimal demi mewujudkan Bukittinggi yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing.

You cannot copy content of this page