Yayasan Aqabah Bukittinggi Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Anak Muallaf yang Diterima di Universitas Andalas

Yayasan Aqabah Bukittinggi Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Anak Muallaf yang Diterima di Universitas Andalas

Yayasan Aqabah Bukittinggi Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Anak Muallaf yang Diterima di Universitas Andalas

Bukittinggi,Infosumbar24.com |Yayasan Aqabah Bukittinggi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan generasi muda, melalui penyaluran bantuan dana pendidikan kepada seorang anak muallaf bernama Ibnu.
Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap semangat Ibnu yang tinggi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, meskipun kondisi ekonomi keluarganya sangat terbatas.Senin pagi, (21/07/2025) bantuan ini diberikan langsung oleh pengurus Aqabah Bukittinggi kepada Ibnu yang mempunyai keterbatasan ekonomi untuk melanjutkan pendidikannya.

Ibnu, yang baru saja lulus dari salah satu SMA di Kota Bukittinggi, telah diterima sebagai mahasiswa baru di Universitas Andalas (UNAND) Kampus II Payakumbuh, jurusan Manajemen. Namun, impian besarnya itu nyaris kandas akibat keterbatasan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan biaya sewa kost.

“Kemarin kita dapat informasi bahwa Ibnu berasal dari keluarga muallaf. Ayahnya bekerja membuka bengkel kecil-kecilan dengan penghasilan pas-pasan. Mendengar hal itu, kami segera bergerak menghubungi para muhsinin. Alhamdulillah, berkat bantuan para dermawan, hari ini kita bisa menyerahkan bantuan secara langsung kepada Ibnu,” ungkap Ustadz H. Masdiwar, S.Pd.I, salah satu pengurus Yayasan Aqabah Bukittinggi.

Penyerahan bantuan ini juga dihadiri oleh penyuluh agama Islam Kecamatan Guguk Panjang, Ustadz Dr. Ahmad Hamidi, MA, dan Ustadz Dr. Amra Wandri, MH. Dalam sambutannya, Ustadz Hamidi memotivasi Ibnu agar tetap semangat menempuh pendidikan tinggi meski berasal dari keluarga sederhana.

“Jangan pernah minder. Jika kita bersungguh-sungguh, InsyaAllah akan selalu ada jalan. Kunci kesuksesan itu bukan hanya kerja keras, tapi juga jangan lupa shalat, membaca Al-Qur’an, dan minta doa serta ridho orang tua,” pesan Ustadz Hamidi penuh haru.

Dukungan juga datang dari Direktur Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Aqabah, Ustadz Awaluddin, S.Sos., M.Ag. “InsyaAllah ADI Aqabah terbuka untuk Ibnu. Jika ada kendala saat kuliah, silakan datang ke sini, jangan sungkan. Kita siap membantu,” ungkapnya.

Sementara itu, Ustadz Amra Wandri menutup kegiatan dengan mengutip pepatah Arab, “Man jadda wajada” – siapa yang bersungguh-sungguh, pasti akan mendapatkan hasil.

Tampak jelas di wajah Ibnu kebahagiaan yang memancar, menyimpan harapan baru untuk meraih masa depan yang lebih baik. Semoga bantuan ini menjadi pijakan awal menuju kesuksesan, dan Ibnu kelak dapat menjadi insan yang berguna bagi agama, bangsa, dan negara.( iman chaniago )