Jejak Perantau dari Lereng Marapi Sumatera Barat

Jejak Perantau dari Lereng Marapi Sumatera Barat

Jejak Perantau dari Lereng Marapi Sumatera Barat

Bukittinggi,Infosumbar24.com |Dony Oskaria tumbuh di Nagari Tanjung Alam, Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat wilayah yang berada di kaki Gunung Marapi.Di kampung itu ia menamatkan pendidikan dasar sebelum kemudian mengikuti tradisi merantau yang telah lama menjadi bagian dari identitas masyarakat Minangkabau. Perjalanannya membawanya ke Padang lalu ke Jakarta, tempat ia mulai meniti karier profesional.
Jalur hidupnya tidak berlangsung dalam satu garis lurus. Dony sempat kembali ke kampung halaman untuk melanjutkan pendidikan tinggi, berpindah jurusan, lalu kembali merantau. Perubahan arah tersebut menjadi fase pembelajaran awal tentang adaptasi dan ketahanan. Dunia kerja kemudian mengasahnya lebih jauh—dari ruang-ruang rapat hingga tanggung jawab pengambilan keputusan strategis.
Ia memulai karier dari posisi dasar, menghadapi tekanan target dan dinamika organisasi. Pengalaman panjang di sektor swasta dan Badan Usaha Milik Negara membentuknya sebagai manajer yang terbiasa bekerja dalam situasi krisis dan perubahan. Sejumlah jabatan strategis yang diembannya menempatkan Dony pada persimpangan kepentingan bisnis, tata kelola, dan kebijakan publik.
Penugasan negara datang di tengah upaya pembenahan BUMN. Presiden Prabowo Subianto menunjuk Dony Oskaria sebagai Pelaksana Tugas Menteri Badan Usaha Milik Negara. Keputusan ini menempatkannya pada posisi kunci, ketika BUMN dituntut memperkuat kinerja, meningkatkan akuntabilitas, serta menjaga perannya sebagai penggerak ekonomi nasional.

Bagi Dony penunjukan tersebut bukan peristiwa yang berdiri sendiri, ia merupakan kelanjutan dari perjalanan panjang seorang perantau yang ditempa oleh pengalaman lintas sektor dan tekanan struktural.

Dari Tanah Datar yang relatif sunyi hingga pusat kekuasaan negara yang sarat kepentingan, perjalanan itu kini berujung pada satu tanggung jawab yaitu memastikan perusahaan milik negara dikelola secara profesional dan berorientasi pada kepentingan publik.(imam chaniago/