Ade Firman Djambak SH.MH Ketua Parik Paga Nagari Kurai terpilih 2025-2028
BUKITTINGGI,Infosumbar24.com |Hasil pemilihan marathon dan alot di Posko Parik Paga Nagari Kurai,Selasa malam (22/4) Ade Firman djambak SH.MH terpilih untuk menakhodai PPNK (Parik Paga Nagari Kurai) organisasi kemasyarakatan terbesar di Kota Bukittinggi.
Organisasi daerah yang terkenal dengan kekentalan adat nagari berbasis anak muda dan tokoh Adat ini sepakat memilih Ade Firman Djambak SH.MH yang berprofesi sebagai seorang pengacara.

PPNK (Parik Paga Nagari Kurai) selalu terdepan mengawal kota Bukittinggi dari ancaman yang mengganggu kestabilitasan kota Bukittinggi dalam hal merusak generasi anak nagari Kurai.
Saciok bak ayam,sadanciang bak basi dan tabujua lalu tabalintang patah merupakan ikon dari Organisasi daerah ini dalam hal menjaga kemurnian adat.
Salah satu penasehat Parik Paga Nagari Kurai (PPNK) Taufik DT Nan Laweh ketika dihubungi Infosumbar24.com, membenarkan atas terpilihnya Ade Firman Djambak SH.MH sebagai ketua PPNK 2025-2028
Ade panggilan akrab Ade Firman Djambak SH.MH ketua terpilih PPNK (Parik Paga Nagari Kurai) ketika ditemui Infosumbar24.com menyampaikan, “ini adalah Amanah besar yang diamanahkan kepada saya sebagai anak nagari kurai”!
Ade lulusan Magister Hukum Universitas Panca Budi ini menjelaskan,pasca terpilih dalam waktu dekat akan membentuk tim perumus yang akan membentuk tim perumus untuk mengisi kepengurusan dan bidang lainnya.
“Terima kasih dan hormat saya tak terhingga kepada Niniak Mamak,Pangulu Nagari dan pengurus terdahulu yang memberikan dukungan buat saya menerajui PPNK sehingga memberikan saya ruang untuk berkontribusi di kampung halaman yang saya cintai ini,” ungkap Ade !

Dukungan penuh buat ketua terpilih ini juga diberikan oleh Hasanuddin St Rajo Bujang ketua PPNK terdahulu.
“InsyaAllah saya akan meneruskan apa yang selama ini diperjuangkan oleh ketua terdahulu Uda Hasanuddin St Rajo Bujang yang sangat luar biasa berjuang untuk anak Nagari Kurai,”sambung Ade !
Ade juga berjanji akan selalu berpegang teguh pada prinsip prinsip yang berpegang kepada Adat,menjaga kemurnian dari nilai-nilai adat yang merupakan pijakan masyarakat Minangkabau dan Bukittinggi khususnya.
“Tabujua lalu tabalintang patah,saciok bak ayam sadanciang bak basi,”tutup Ade.
Tim Asosiasi Pewarta Pers Indonesia(A-PPI) Kota BUKITTINGGI







