MUI Kota Bukittinggi Gelar Musda XI 2026: Tegaskan Kepemimpinan Ulama dan Reaktualisasi ABS-SBK

MUI Kota Bukittinggi Gelar Musda XI 2026: Tegaskan Kepemimpinan Ulama dan Reaktualisasi ABS-SBK

​Bukittinggi, Infosumbar24.com | Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bukittinggi secara resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Tahun 2026 pada Sabtu, 19 September 2026 (5 Rabiul Akhir 1448 H) berlokasi di Aula Kantor MUI Kota Bukittinggi.

​Musda XI 2026 ini menjadi momentum krusial konsolidasi kepemimpinan ulama, mengusung tema utama: “Menguatkan Peran Ulama, Meneguhkan Persatuan, Mewujudkan Kemaslahatan Umat Menuju Kota Bukittinggi yang Gemilang”.

​Dalam laporan tertulisnya, Ketua Panitia Pelaksana, H. Afrizal A, Ag., M.A., menegaskan bahwa Musda ke-XI diselenggarakan untuk memperkokoh struktur keorganisasian serta merumuskan garis-garis besar haluan dakwah yang berbobot dan terukur.
Fokus utama pengkhidmatan majelis pada periode ini menitikberatkan pada reaktualisasi nyata falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) guna menjawab dinamika dan tantangan sosial di tengah umat.
​Rangkaian Khidmat Musda XI
​Seluruh jajaran pengurus, tokoh ulama dan perwakilan ormas Islam se-Kota Bukittinggi mengikuti prosesi persidangan yang diawali secara khidmat.

​Lantunan Ayat Suci Al-Qur’an, Menyanyikan Lagu Kebangsaan dan Doa
​Laporan & Khidmah. Seterusnya pengarahan
​Ketua Panitia Pelaksana (H. Afrizal A, Ag., M.A.)
​Ketua MUI Kota Bukittinggi (Dr. H. Aidil Alfin, M.A.)
​Kepala Kemenag Kota Bukittinggi & Pimpinan MUI Sumatera Barat.

​Pembukaan Resmi oleh Walikota Bukittinggi H. Ramlan Nurmatias Dt. Nan Basa.
​Musda XI kali ini juga mengagendakan suksesi kepemimpinan tertinggi MUI Kota Bukittinggi.
Tiga figur ulama dan akademisi yang masuk dalam bursa calon Ketua Umum adalah Buya Marfendi (Nahdlatul Ulama / NU),
​Edi Rosman (UIN) dan
​Busyra (UIN).

​Melalui gelaran Musda XI ini, Majelis Ulama Indonesia Kota Bukittinggi menegaskan komitmennya untuk terus memimpin kemaslahatan umat, membentengi nilai-nilai keagamaan, serta memperkuat sinergi strategis bersama pemerintah daerah.
​(imanchaniago)

You cannot copy content of this page