Bukittinggi — Infosumbar24.com. Gerai LAZNAS Dewan Dakwah Bukittinggi bersama LAZNAS Dewan Dakwah Provinsi Riau terus memperkuat sinergi dalam aksi kemanusiaan bagi korban banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Jumat (9/1/2026).
Selain melakukan penyaluran bantuan logistik, tim gabungan juga melaksanakan survei langsung ke lokasi terdampak banjir bandang, khususnya di Kecamatan Palembayan dan kawasan Maninjau. Survei ini bertujuan untuk melihat secara faktual kondisi masyarakat pascabencana serta memetakan kebutuhan mendesak yang diperlukan warga sebagai dasar penyaluran bantuan yang tepat sasaran.
Ketua Gerai LAZNAS Dewan Dakwah Bukittinggi, Ustadz Sayyaf Siraj, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa aksi kemanusiaan yang dilakukan merupakan bagian dari gerakan besar LAZNAS Dewan Dakwah yang mencakup wilayah lintas provinsi.

“Alhamdulillah, aksi bantuan kemanusiaan banjir bandang yang dilakukan oleh LAZNAS Dewan Dakwah Provinsi Riau bersama Gerai LAZNAS Dewan Dakwah Bukittinggi tidak hanya terfokus di Sumatera Barat, tetapi juga menjangkau wilayah Sumatera Utara dan Aceh,” ungkapnya.
Menurutnya, kolaborasi ini menunjukkan komitmen kuat Dewan Dakwah dalam merespons cepat setiap musibah yang menimpa masyarakat, khususnya di wilayah Sumatera. Kehadiran langsung tim di lapangan menjadi langkah penting untuk memastikan bantuan yang disalurkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga terdampak.
Sementara itu, Ketua Dewan Dakwah Kota Bukittinggi, Ustadz Dr. H. Fahmil Samiran, Lc., M.Ag., menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi kemanusiaan yang terjalin antara LAZNAS Dewan Dakwah Riau dan Gerai LAZNAS Dewan Dakwah Bukittinggi.
Ia menilai, sinergi ini menjadi bukti nyata bahwa Dewan Dakwah tidak hanya hadir dalam penguatan spiritual umat, tetapi juga aktif mengambil peran sosial dalam menjawab persoalan kemanusiaan di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini meneguhkan semangat Dewan Dakwah peduli. Kami hadir di tengah masyarakat bukan hanya mengisi sisi spiritual umat, tetapi juga peduli terhadap kebutuhan hidup sehari-hari, terutama saat masyarakat sedang diuji dengan musibah bencana,” ujarnya.
Fokus kegiatan pada Jumat tersebut diarahkan pada survei dan pemetaan kebutuhan logistik sebagai bagian dari tahapan penting sebelum penyaluran bantuan lanjutan dilakukan. Hasil survei lapangan ini akan menjadi acuan dalam menentukan jenis, jumlah, dan prioritas bantuan bagi masyarakat terdampak di Palembayan dan Maninjau.
Diharapkan, seluruh rangkaian aksi kemanusiaan ini dapat berjalan dengan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi warga yang terdampak bencana. “Semoga setiap langkah dan ikhtiar ini dicatat sebagai amal kebaikan dan Allah Ta‘ālā senantiasa memberikan keberkahan serta kekuatan bagi semua pihak yang terlibat,” pungkasnya.
*(Ahmad Hamidi).







